lama ga buka tumblr. iseng liat favorite post dan menemukan ini.
semoga segera setelah 11 Juni bisa ketemu lagi sama genggong, especially @sarashanti :*

lama ga buka tumblr. iseng liat favorite post dan menemukan ini.

semoga segera setelah 11 Juni bisa ketemu lagi sama genggong, especially @sarashanti :*

:) — sebuah icon ajaib yang bisa bikin penerima bbm nun jauh disana ikut tersenyum.
yeah, I miss you gengs. semoga abis badai tugas akhir ini kita bisa ngebolang lagi.

yeah, I miss you gengs. semoga abis badai tugas akhir ini kita bisa ngebolang lagi.

Sabisa-bisa, kudu bisa. InsyaAllah pasti bisa. :) — Agus Cartian (via isnidalimunthe)

Yogyakarta, aku kembali!

Saat tulisan ini ditulis, saya masih dalam perjalanan kembali dari Yogyakarta. Kota sederhana yang selalu membuat saya jatuh cinta. Kota luar biasa yang akhirnya saya datangi lagi setelah dua tahun berselang.

Pada mulanya, Saras mengajak saya untuk ke kota ini awal Bulan Mei untuk menyaksikan perayaan hari Waisak dari Candi Borobudur. Saya menolak dengan alasan klasik, skripsi. Tapi beberapa minggu kemudian saya mendapat informasi di twitter soal konser Sheila on 7 pada tanggal 18 Mei di kota ini. Refleks saya langsung menitip tiket pada kakak kelas yang kebetulan sedang di Yogya.

Setelah itu, ga ada persiapan apa-apa. Ga booking tiket, ga booking penginapan. Bahkan masih berpikir mungkin tidak akan pergi kesini.

Sampai akhirnya sekitar 2 minggu lalu kepikiran lagi dan baru sadar kalau ini long week end. Cari tiket pesawat udah mahal, kereta eksekutif sama bisnis udah habis. minggu depannya pagi-pagi antri tiket kereta ekonomi dan keabisan. saya pikir, tamat sudah.

singkat cerita, saya akhirnya beli tiket bis. katanya cuma 11 jam. tapi, kemarin perjalanan berangkat memakan waktu 15 jam dan kini perjalanan pulang udah lebih dari 16 jam. untung di kursi bis yang agak empuk dan ber-AC ga kayak pas naik matarmaja. tapi, sumpah, Yogyakarta kali ini worth it banget!

Dari mulai konser sheila on 7 yang sukses memulihkan kerinduan sama lagu-lagu mereka yang saya dengar dari kecil, terus jalan-jalan sama FIM geje yang seru, diskusi dan sesi sharing sama mereka yang me-recharge semangat dan inspirasi, sampe kunjungan ke shelter pengungsian erupsi gunung merapi setahun yang lalu.

Semuanya, sukses, membuat saya berpikir perjalanan ini super. Meski harus merogoh kantong sebab harga-harga ketika libur panjang naik, dan juga kehilangan absen kuliah karena perjalanan tak berkesudahan ini, semuanya luar biasa. Apalagi, saya pergi sama adek saya yang dari kecil suka berantem. Haha, things change. Lucu menyadari bahwa seiring waktu berjalan banyak hal kecil dan sepele menjadi luar biasa.

Seperti lagu-lagu sheila on 7 yang mengalun selama tiga jam dan menahan kaki saya untuk kokoh berdiri.
Atau cerita-cerita hidup teman yang baru dikenal yang membuat saya bagai bersaudara penuh dengan mereka.
Atau sesederhana kota yogyakarta kala malam.

Yah, Yogyakarta aku kembali.
Untuk sebuah cinta yang terlanjur melekat di kota itu.
aku pasti kembali lagi :”)

sembunyikanlah rahasia hatimu dengan aman, maka cinta sejati itu akan mencarimu dengan iman — Tatty Elmir
Allahumma yassir wala tu’assir robbi tammim bi’khair.. O Allah, make it easy, and do not make it difficult. O Allah, make it end well (via detindentist)

(via thelabils)